Posts Tagged ‘pendidikan

07
May
09

STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG EFEKTIF

MENYONGSONG ERA PERSAINGAN MUTU

Oleh: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd
Sejumlah hasil penelitian menemukan adanya kesulitan  peserta didik  dalam memecahkan masalah matematika dan ini terjadi hampir disemua jenjang pendidikan. Prestasi matematika peserta didik baik secara nasional maupun internasional belum menggembirakan. Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga internasional juga menempatkan prestasi peserta didik Indonesia pada posisi bawah. Terakhir, hasil survei TIMSS 2003 (Trends in International Mathematics and Sciencies Study) di bawah payung International Association for Evaluation of Educational Achievement (IEA) menempatkan Indonesia pada posisi ke-34 untuk bidang matematika dan pada posisi ke-36 untuk bidang sains dari 45 negara yang disurvei.

Hasil penelitian juga merekomedasi perlunya pembelajaran yang difokuskan pada aspek  konsteksual, kolaboratif, memberikan kesempatan berpikir metakognitif, dan menyediakan peluang lebih besar pada jalannya proses pemecahan masalah oleh peserta didik.

Harapan dan Keprihatinan

Salah satu diantara kesulitan belajar yang dialami peserta didik di kelas antara lain, karena dunia nyata (alam sekitar) hanya dijadikan ajang untuk mengaplikasikan konsep. Strategi pembelajaran yang dilakukan guru misalnya untuk bidang studi matemaika cenderung berangkat dari konsep seperti rumus-rumus yang selanjutnya menerapkan rumus dalam realitas kehidupan. Di sisi lain konsep itu sebenarnya dibangun dari suatu realitas (fakta kehidupan) yang secara induktif digeneralisasikan menjadi suatu konsep. Matematika Realistik adalah salah satu pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengalaman sehari-hari (mathematize of everyday experience) dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.  Menurut Van de Henvel-Panhuizen (2000), bila anak belajar matematika terpisah dari pengalaman mereka sehari-hari maka anak akan cepat lupa dan tidak dapat mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu   pembelajaran matematika di kelas ditekankan pada keterkaitan antara konsep-konsep matematika dengan pengalaman kehidupan peserta didik sehari-hari. baca selanjutnya…

Advertisements
28
Aug
08

PENGEMBANGAN KAPASITAS BERKELANJUTAN UNTUK DESENTRALISASI (Sustainable Capacity Building Decentralization) DAN PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN

Oleh: Dr. H. Karwono, M.Pd

Harapan dan Keprihatinan

Dalam rangka pengembangan kapasitas, pemerintah telah mencanangkan “Kerangka Nasional Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas dalam rangka mendukung Desentralisasi”. Secara umum tujuan pelaksanaan pengembangan kapasitas berkelanjutan untuk desentralisasi adalah: (a) penyelenggaraan pelayanan secara mendasar dibutuhkan masyarakat (b) pemeliharaan prasarana pokok masyarakat (c) pengembangan pembangunan ekonomi (d) program pengentasan kemiskinan dan (e) pegembangan tata pemerintahan yang baik (good governance) (Juklak Juknis SCB-DP, 2004: 1).

UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah disertai dengan berbagai peraturan pelaksanaannya telah mengamanatkan perlunya upaya-upaya terkoordinasi secara nasional untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran kebijakan Otonomi Daerah. Pemerintah daerah dengan keleluasaannya untuk menentukan struktur organisasi serta mengelola sumber daya manusianya sendiri, telah memungkinkan menentukan alokasi anggaran belanja berdasarkan kebutuhan dan prioritasnya. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan implementasi otonomi daerah adalah kapasitas atau tingkat kemampuan daerah dalam berbagai bidang yang relevan.

Kemakmuran suatu daerah bukan semata-mata ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam yang cukup, perlu disadari bahwa SDA bersifat statis dan tidak dapat diperbaharuhi atau ditingkatkan. Berbeda dengan SDM yang selalu dinamis dan progresif, dapat ditingkatkan dari waktu kewaktu. Oleh sebab itu upaya pegembangan dan peningkatan kualitas SDM secara berkelanjutan menjadi mutlak diperlukan. Lembaga pendidikan merupakan tempat yang strategis untuk meningkatan kapasitas dan penjaga keberlanjutan (sustainable) dari waktu ke waktu. Maka hancurnya peradaban suatu bangsa karena gagalnya lembaga pendidikan dalam menjalankan fungsinya. …klik di sini untuk artikel selengkapnya…




karwono

a

KALENDER

December 2018
M T W T F S S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Advertisements