Archive for November, 2007

15
Nov
07

[ARTIKEL] EFEKTIFITAS PEMBERIAN RANGKUMAN DAN ADVANCE ORGANIZER DALAM REMEDIAL TECAHING TERHADAP TINGKAT KETUNTASAN BELAJAR BIDANG STUDI FISIKA SMA DI KOTA METRO

EFEKTIFITAS PEMBERIAN RANGKUMAN DAN ADVANCE ORGANIZER DALAM REMEDIAL TECAHING TERHADAP TINGKAT KETUNTASAN BELAJAR BIDANG STUDI FISIKA SMA DI KOTA METRO

(Studi Eksperimen pada Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Metro)

Oleh: Karwono

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas antara pemberian rangkuman dan penggunaan advance organizer dalam pembelajaran remedial terhadap tingkat ketuntasan belajar bidang studi Fisika untuk aspek: (1) menyederhanakan konsep yang kompleks, (2) konsep yang salah tafsir, (3) konsep yang kabur. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimen dengan conterbalanced design terhap dua kelompok subyek yang ditetapkan secara acak. Subyek penelitian adalah peserta didik SMA di Kota Metro yang mengalami kesulitan belajar bidang studi fisika.

Hasil penelitian adalah: (1) Secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan tingkat ketuntasan belajar bidang studi fisika dalam pembelajaran remedial antara peserta didik yang diberikan rangkuman dan advance organizer. Tingkat ketutasan belajar dengan pemberian advance organizer lebih tinggi dibandingan dengan pemberian rangkuman. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat ketuntasan belajar bidang studi fisika dalam pembelajaran remedial yang diberikan rangkuman dan advance organizer. Pemberian advance organizer dalam pembelajaran remedial lebih efektif untuk mencapai tingkat ketuntasan belajar dibandingkan dengan pemberian rangkuman untuk strategi menyederhanakan konsep yang kompleks (3) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat ketuntasan belajar bidang studi fisika dalam pembelajaran remedial yang diberikan rangkuman dan advance organizer. Pemberian advance organizer dalam pembelajaran remedial lebih efektif untuk mencapai tingkat ketuntasan belajar dibandingkan dengan pemberian rangkuman untuk strategi menjelaskan konsep yang kabur (4) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat ketuntasan belajar bidang studi fisika dalam pembelajaran remedial yang diberikan rangkuman dan advance organizer. Pemberian advance organizer dalam pembelajaran remedial lebih efektif untuk mencapai tingkat ketuntasan belajar dibandingkan dengan pemberian rangkuman untuk strategi menjelaskan konsep yang salah tafsir.

(klik di sini untuk membaca artikel lebih lengkap)

Advertisements
09
Nov
07

[PENGUMUMAN] POSTING PENGUMUMAN

Pengumuman yang berkenaan dengan perkuliahan akan diposting pada kategori 03 PENGUMUMAN.

09
Nov
07

SEMINAR SUMBER BELAJAR

PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DALAM UPAYA

PENINGKATAN KUALITAS DAN HASIL PEMBELAJARAN[1]

Oleh: Karwono[2]

Perlunya Pemanfaatan Sumber Belajar

Sumber belajar mencakup apa saja yang dapat digunakan untuk membantu tiap orang untuk belajar dan manampilkan kompetensinya. Sumber belajar meliputi, pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan latar (AECT 1994), Menurut Dirjen Dikti (1983: 12), sumber belajar adalah segala sesuatu dan dengan mana seseorang mempelajari sesuatu. Degeng (1990: 83) menyebutkan sumber belajar mencakup semua sumber yang mungkin dapat dipergunakan oleh si-belajar agar terjadi prilaku belajar. Dalam proses belajar komponen sumber belajar itu mungkin dimanfaatkan secara tunggal atau secara kombinasi, baik sumber belajar yang direncanakan maupun sumber belajar yang dimanfaatkan. Continue reading ‘SEMINAR SUMBER BELAJAR’

09
Nov
07

SAP: BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Matakuliah : Belajar dan Pembelajaran

Semester : 3 sks

Jurusan/Program Studi : BK, Pend Ek, Sej, Mat, Bio, Fis, Ing

Dosen Pengampu : Dr. H. Karwono, M.Pd

Drs. Triyono Wisnutomo, M.Pd

 
 


I. Deskripsi Perkuliahan

Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai teori belajar yang bersifat deskriptif dan upaya pembelajaran yang bersifat preskreptif dilandasi berbagai pendekatan. Pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk kepentingan pembelajaran. Berbagai contoh dan analisis praktek pembelajaran. Pemahaman karakteristik internal peserta didik, dan upaya pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar, Analisis kasus praktek pembelajaran.

II. Tujuan Perkuliahan

a. Kompetensi Umum

Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM. Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:

Menganalisis teori-teori belajar dan landasan filosofisnya, mengembangkan model pembelajaran yang berpijak pada berbagai pandangan tentang teori belajar, memanfaatkan sumber belajar dalam pembelajaran dan menganalisis kasus dalam pembelajaran.

b. Kompetensi Khusus

Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:

Continue reading ‘SAP: BELAJAR DAN PEMBELAJARAN’




karwono

a

KALENDER

November 2007
M T W T F S S
    Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930