<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KARWONO</title>
	<atom:link href="http://karwono.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://karwono.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Makalah, Artikel, Jurnal, dan Tulisan lain yang ditulis oleh Dr. Karwono, M.Pd</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Sep 2011 04:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='karwono.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KARWONO</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://karwono.wordpress.com/osd.xml" title="KARWONO" />
	<atom:link rel='hub' href='http://karwono.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)  BELAJAR DAN PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/satuan-acara-perkuliahan-sap-belajar-dan-pembelajaran/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/satuan-acara-perkuliahan-sap-belajar-dan-pembelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 04:39:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[SAP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Matakuliah : Belajar dan Pembelajaran Semester : 3 sks Jurusan/Program Studi : BK, Pend Ek, Sej, Mat, Bio, Fis, Ing Dosen Pengampu : Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd I. Deskripsi Perkuliahan Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai teori belajar yang bersifat deskriptif dan upaya pembelajaran yang bersifat preskreptif dilandasi berbagai pendekatan. Pemanfaatan sumber belajar baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=253&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Matakuliah : Belajar dan Pembelajaran</strong><br />
<strong> Semester : 3 sks</strong><br />
<strong> Jurusan/Program Studi : BK, Pend Ek, Sej, Mat, Bio, Fis, Ing</strong><br />
<strong> Dosen Pengampu : Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd</strong></p>
<p><strong>I. Deskripsi Perkuliahan</strong></p>
<p>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai teori belajar yang bersifat deskriptif dan upaya pembelajaran yang bersifat preskreptif dilandasi berbagai pendekatan. Pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk kepentingan pembelajaran. Berbagai contoh dan analisis praktek pembelajaran. Pemahaman karakteristik internal peserta didik, dan upaya pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar, Analisis kasus praktek pembelajaran.</p>
<p><strong>II. Kompetensi Dasar</strong><br />
Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM. Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:</p>
<p>Menganalisis teori-teori belajar dan landasan filosofisnya, mengembangkan model pembelajaran yang berpijak pada berbagai pandangan tentang teori belajar, memanfaatkan sumber belajar dalam pembelajaran dan menganalisis kasus dalam pembelajaran.<span id="more-253"></span></p>
<p><strong>III. Indikator</strong><br />
a. Makna Belajar dan Pembelajaran<br />
b. Azas dan prinsip Belajar dan Pembelajaran<br />
c. Teori Belajar menurut pandangan behaviorisme landasanfilosofisnya<br />
d. Teori Belajar menurut pandangan kognitif dan landasanfilosofisnya<br />
e. Teori Belajar menurut pandangan konstruktivisme dan landasanfilosofisnya<br />
f. Teori Belajar menurut pandangan Humanisme dan landasanfilosofisnya<br />
g. Teori Pengolahan Informasi dalam Memori Manusia dan landasanfilosofisnya<br />
h. Pembelajaran yang berpijak dari Teori Belajar Behavioristik<br />
i. Pembelajaran yang berpijak dari Teori Belajar Kognitif<br />
j. Pembelajaran yang berpijak pada teori belajar Humanisme<br />
k. Pembelajaran yang berpijak pada Teori Pengolahan Informasi<br />
l. Pemanfaatan Sumber Belajar yangdidesain dan yang tidak didesain dalam Pembelajaran dan Pola-pola pembelajaran.<br />
m. Analisis Kasus Pembelajaran di Kelas</p>
<p><strong>IV. Tujuan Pembelajaran</strong><br />
Setelah berakhirny semester ketiga mahasiswa FKIP UM Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:<br />
a. Mampu mengidentifikasi makna, azas, dan prinsip belajar dan pembelajaran<br />
b. Menganalisis teori-teori belajar menurut pandangan behaviorisme, kognitif, konstruktivisme, humanisme dan landasan filosofisnya.<br />
c. Menganalisis teori-teori belajar menurut pandangan kognitif dan landasan filosofisnya.<br />
d. Menganalisis teori-teori belajar menurut pandangan konstruktivisme dan landasan filosofisnya.<br />
e. Menganalisis teori-teori belajar menurut pandangan humanisme dan landasan filosofisnya.<br />
f. Mampu menganalisis tentang perolehan, pengorganisian dan proses mengungkap kemali informasi dalam struktur memori manusia.<br />
g. Mengapikasikan peristiwa pembelajaran yang berpijak pada teori belajar behviorisme.<br />
h. Mengapikasikan peristiwa pembelajaran yang berpijak pada teori belajar kognitif<br />
i. Mengapikasikan peristiwa pembelajaran yang berpijak pada teori belajar humanisme.<br />
j. Mengidentifikasikan proses pengolahan informasi dalam struktur memori manusia<br />
k. Mengidentifikasi pemnfaatan sumber belajar dalam setiap pola pembelajaran.<br />
l. Mampu menganalisis suatu peristiwa pembelajaran di kelas dan pijakan teori yang digunakan serta alternative tindakannya.</p>
<p><strong>V. Kegiatan Perkuliahan</strong></p>
<p>Matakuliah ini dibina oleh tim dosen yang akan datang secara bersamaan dan atau bergantian, metode yang digunakan yaitu:</p>
<p>a. Ceramah dan tanya jawab<br />
b. Penugasan secara kelompok dan presntasi atas hasil penelusuran dan melakukan kajian, analisis serta evaluasi terhadap teori belajar dan pembelajaran.<br />
c. Penugasan secara kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap praktek pembelajaran di kelas.<br />
d. Penugasan secara individual untuk penelusuran sumber-sumber teori belajar dan pembelajaran.</p>
<p><strong>VI. Evaluasi</strong></p>
<p>Kreteria:<br />
a. Kreteria evaluasi tugas kelompok dari aspek tingkat kejelasan hasil kajian, analisis dan evaluasi serta presentasi hasil kajian dan penelusuran serta observasi lapangan.<br />
b. Kreteria hasil evaluasi tugas individu adalah dari aspek: relevansi<br />
c. penelusuran sumber, kesimpulan dan komentar atas sumber yang ditelusuri.<br />
d. Presentasi kelompok ditinjau dari: teknik penyajian, cara menanggapi saran, pertanyaan dan menyimpulkan.</p>
<p>Hasil Evaluasi:<br />
Hasil evaluasi merupkan komulatif dari jumlah kehadiran, penyelesaian tugas kelompok, tugas individual, Ujian Tengah dan Akhir Semester, dengan bobot: tugas individual 25 %, tugas kelompok. 15 %, Ujian Tengah Semester 20 % dan Ujian Akhir Semester 40 %.</p>
<p>Mahasiswa dapat memilih nilai akhir sebagai berikut:<br />
A Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 5 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
A- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 1 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok pada saat tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat dua hari dari tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal 75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan penggatian tugas dari tanggal yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
D Jika hadir mengikuti perkuliahan kurng dari 70 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan diberi tugas pegganti dari tugas utama, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
E. Jika hadir mengikuti perkuliahan kurang dari 60 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu terlambat 10 hari dari waktu yang ditentukan dan mengumpul tugas kelompok tidak memenuhi kreteria diberi tugas tambahan dan tidak mengerjakan, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p><a href="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-254" title="2" src="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/2.jpg?w=536&#038;h=681" alt="" width="536" height="681" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=253&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/satuan-acara-perkuliahan-sap-belajar-dan-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIHAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/garis-garis-besar-program-perkulihan/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/garis-garis-besar-program-perkulihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 04:32:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[SAP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Nama Matakuliah: Belajar dan Pembelajaran Sks: 3 sks (2-1) Dosen Pengampu : Prof. Dr. H. Krwono, M.Pd   Deskripsi Singkat     :  Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai teori belajar yang bersifat deskriptif dan upaya  pembelajaran yang bersifat preskreptif dilandasi berbagai pendekatan. Pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk kepentingan pembelajaran. Berbagai contoh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=247&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nama Matakuliah: Belajar dan Pembelajaran</strong></p>
<p><strong>Sks: 3 sks (2-1)</strong></p>
<p><strong>Dosen Pengampu : Prof. Dr. H. Krwono, M.Pd</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Deskripsi Singkat     :  </strong>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai teori belajar yang bersifat <em>deskriptif</em> dan upaya  pembelajaran yang bersifat <em>preskreptif</em> dilandasi berbagai pendekatan. Pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk kepentingan pembelajaran. Berbagai contoh dan analisis praktek pembelajaran. Pemahaman karakteristik internal peserta didik, dan upaya pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar,  Analisis kasus praktek pembelajaran.</p>
<p><strong>Stándar Kompetensi:</strong></p>
<p>Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM. Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:<span id="more-247"></span></p>
<p>Menganalisis teori-teori belajar menurut pandangan behaviorisme, kognitif, konstruktivisme, humanisme dan landasan filosofisnya. Teori pengolahan informasi dalam proses belajar. Aplikasi pembelajaran yang berpijak pada teori belajar behaviorisme, kognitif, konstruktivisme, humanisme dan landasan filosofisnya. Teori pengolahan informasi dalam pembelajaran. Mengidentifikasi karakteristik peserta didik. Pemanfaatkan sumber belajar dalam pembelajaran dan  menganalisis kasus dalam pembelajaran.</p>
<p><a href="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-249" title="1" src="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/11.jpg?w=600&#038;h=1495" alt="" width="600" height="1495" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=247&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2011/09/15/garis-garis-besar-program-perkulihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2011/09/11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SILABUS MATAKULIAH  STRATEGI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/silabus-matakuliah-strategi-pembelajaran/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/silabus-matakuliah-strategi-pembelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 10:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Nama Matakuliah: Strategi Pembelajaran Sks : 2 sks Program Studi : Pendidikan Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi, Sejarah, Bhs. Inggris. Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd Drs. Purwiro Harjati, M.Pd; Drs. Anak Agung Oka, M.Pd; Dra. Maryatun, M.Pd; Dra. Elis Setyawati, M.Pd; Widiyani Trisnaningsih, S.Pd Deskripsi Singkat : Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis hakikat dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=231&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="631">
<col width="144"></col>
<col width="459"></col>
<tbody>
<tr valign="TOP">
<td width="144"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Nama 			Matakuliah</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>: </strong></span></span></td>
<td width="459">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Strategi 			Pembelajaran</strong></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Sks   			                :</strong></span></span></td>
<td width="459"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>2 sks</strong></span></span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Program 			Studi</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong> :</strong></span></span></td>
<td width="459"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Pendidikan 			Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi, Sejarah, Bhs. Inggris</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>.</strong></span></span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144" height="79"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Dosen 			Pengampu</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>:</strong></span></span></td>
<td width="459">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Prof. 			Dr. H. Karwono, M.Pd</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Drs. 			Purwiro Harjati, M.Pd;  Drs. Anak Agung Oka, M.Pd; Dra. Maryatun, 			M.Pd; Dra. Elis Setyawati, M.Pd; Widiyani Trisnaningsih, S.Pd </strong></span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Deskripsi Singkat :</strong><br />
Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis hakikat dan mana strategi pembelajaran, mengidentifikasi  berbagai upaya menata faktor eksternal agar terjadinya pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Menganalisis taksonomi variabel dalam pembelajaran (tujuan  pembelajaran dan karakteristik bidang studi, kendala, karakteristik peserta didik. Strtegi pengorganisasian pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran, strategi pengelolaan pembelajaran).</p>
<p><span id="more-231"></span>Dasar pertimbangan pemilihan strategi pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk strategi pembelajaran pembelajaran. Berbagai contoh penyusunan strategi pembelajaran dan contoh-contoh praktek terbaik dalam implementasi (best practicec) tentang strategi pembelajaran. Pemahaman karakteristik internal peserta didik, dan upaya pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar,  Menganalisis kasus-kasus strategi pembelajaran di lapangan.</p>
<p><strong>Stándar Kompetensi:</strong><br />
Setelah berakhirnya semester keempt mahasiswa FKIP UM. Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:<br />
Mengeksplorasi hakekat dan makna strategi pembelajaran, mampu  menganalisis dan membuat kaitan anatra variabel yang berkaitan dengan penggunaan strategi pembelajaran dalam rangka mencapai hasil belajar yang optimal. Mengnalisis karakteristik dan tipe bahan ajar dan pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran.  Mengidentifikasi berbagai jenis strategi pembelajaran. Mampu memilih dan, serta mengaplikasikan berbagai strategi pembelajaran dalam contoh pembelajaran, mengembangkan berbagai stragi pembelajaran kedalam tataran yang lebih konkrit<br />
dalam kegiatan pembelajaran.</p>
<p><a href="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-232" title="GBPP-STRATEGI-PEMBELAJARAN_Page_3" src="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg?w=655&#038;h=1156" alt="" width="655" height="1156" /></a>email korespondensi: karwono@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=231&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/silabus-matakuliah-strategi-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GBPP-STRATEGI-PEMBELAJARAN_Page_3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAP: STRATEGI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/sap-strategi-pembelajaran-3/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/sap-strategi-pembelajaran-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 10:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Nama Matakuliah: Strategi Pembelajaran Sks : 2 sks Program Studi : Pendidikan Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi, Sejarah, Bhs. Inggris. Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd Drs. Purwiro Harjati, M.Pd; Drs. Anak Agung Oka, M.Pd; Dra. Maryatun, M.Pd; Dra. Elis Setyawati, M.Pd; Widiyani Trisnaningsih, S.Pd Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini mengkaji dan menganalisis hakikat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=229&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="631">
<col width="144"></col>
<col width="459"></col>
<tbody>
<tr valign="TOP">
<td width="144">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Nama 			Matakuliah: </strong></span></span></p>
</td>
<td width="459">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Strategi 			Pembelajaran</strong></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Sks              			     :</strong></span></span></td>
<td width="459"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>2 sks</strong></span></span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Program Studi    			 :</strong></span></span></td>
<td width="459">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pendidikan 			Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi, </strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Sejarah, 			Bhs. Inggris</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>.</strong></span></span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="144" height="79"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Dosen Pengampu:</strong></span></span></td>
<td width="459">
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Prof. 			Dr. H. Karwono, M.Pd</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Drs. 			Purwiro Harjati, M.Pd;  Drs. Anak Agung Oka,</strong></span></span></p>
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>M.Pd; 			Dra. Maryatun, M.Pd; Dra. Elis Setyawati, </strong></span></span></p>
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>M.Pd; 			Widiyani Trisnaningsih, S.Pd </strong></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Deskripsi Singkat     : </strong></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mata kuliah ini mengkaji </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">dan menganalisis hakikat dan mana strategi pembelajaran, mengidentifikasi  berbagai upaya menata faktor eksternal agar terjadinya pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Menganalisis taksonomi variabel dalam pembelajaran (tujuan  pembelajaran dan karakteristik bidang studi, kendala, karakteristik peserta didik. Strategi pengorganisasian pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran, strategi pengelolaan pembelajaran). </span></p>
<p lang="es-ES"><span id="more-229"></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Dasar pertimbangan pemilihan strategi pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar baik yang didesain maupun non desain untuk strategi pembelajaran pembelajaran. Berbagai contoh penyusunan strategi pembelajaran dan contoh-contoh praktek terbaik dalam implementasi (</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><em>best practicec</em></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">) tentang strategi pembelajaran. Pemahaman karakteristik internal peserta didik, dan upaya pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar,  Menganalisis kasus-kasus strategi pembelajaran di lapangan.</span></p>
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Stándar Kompetensi:</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu: </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengidentifikasi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">hakekat dan makna strategi pembelajaran, mengkaji dan menganlisis taksonomi variabel dalam sistem pembelajaran. Menata komponen sistem pembelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran agar terjadi proses belajar pada peserta didik untuk mencapai belajar yang optimal.</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Dasar pertimbangan pemilihan strategi pembelajaran, mengaplikasikan berbagai strategi pembelajaran dengan menggunakan metode, dan teknik serta taktik pembelajaran dalam suatu contoh situasi pembelajaran. Analisis ksusus </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran di lapangan dalam kaitannya pengunaan strategi pembelajaran.</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong> </strong></span></p>
<p lang="es-ES">&nbsp;</p>
<p lang="es-ES"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Tujuan  Perkuliahan</strong></span></p>
<p lang="es-ES">&nbsp;</p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>a.</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Kompetensi Utama</strong></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Set</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">elah berakhirnya semester keempat mahasiswa FKIP UM. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu: </span></p>
<p lang="es-ES">&nbsp;</p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengeksplorasi hakekat dan makna strategi pembelajaran, mampu  men</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">ganalisis dan membuat kaitan antara variabel yang berkaitan dengan penggunaan strategi pembelajaran.  Penataan komponen ekstenal untuk mendukung terjadinya pembelajaran efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Mengnalisis karakteristik dan tipe bahan ajar dan dasar pemilihan serta pemanfaatan sumber belajar dalam pembelajaran. Mengidentifikasi berbagai jenis strategi pembelajaran. Menggaplikasikan berbagai strategi pembelajaran dalam contoh pembelajaran, mengembangkan berbagai strategi pembelajaran kedalam tataran yang lebih konkrit dalam kegiatan pembelajaran.  Menelaah kasus-kasus pembelajaran di kelas dan upaya strategi pembelajarannya.</span></p>
<p lang="fi-FI">&nbsp;</p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>b</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Kompetensi Khusus</strong></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Setelah berakhirnya semester keempat mahasiswa FKIP UM Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:</span></p>
<p lang="fi-FI">&nbsp;</p>
<ol>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengidentifikasi 	makna dan hakekat</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> dan lingkup dan tujuan kegiatan Strategi Pembelajaran.</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menjelaskan 	konsep-konsep yang terkait dengan strategi pembelajaran.</span></li>
</ol>
<ol>
<li>
<ol>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengidentifikasi 		taksonomi</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> variabel  Pembelajaran</span></li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengidentifikasi 		karakteristik internal peserta didik</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mengidentifikasi 		karakteristik bidang studi.</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mampu 		memberikan dasar pertimbangan dalam pemilihan strategi pembeljaran</span></p>
</li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran 		 yang berorientasi pada Aktivitas Peserta Didik</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran 		dengan metode Ekspositori (SPE)</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi p</span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">embelajaran 		dengan metode Inkuiri</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran 		 Berbasis Masalah</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran 		Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB)</span></li>
<li><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun 		strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran 		dengan metode Kooperatif</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">10. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menyusun strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">pembelajaran Kontekstual </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">11. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Pemanfaatan Sumber Belajar  dalam Pembelajaran</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">12.   Menyusun strategi pembelajaran Induktif dan pembelajaran Deduktif</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">13.   Menyusun strategi </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Pembahasan Kasus pembelajaran di kelas</span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Kegiatan Perkuliahan</strong></span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Matakuliah ini dibina oleh tim dosen yang akan datang secara bersamaan   dan atau bergantian, metode yang digunakan yaitu:</span></p>
<ol type="I">
<li>
<ol>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Ceramah 		dan tanya jawab</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Penugasan 		   secara kelompok dan presntasi atas hasil penelusuran dan kajian, 		terhadap strategi pembelajaran.</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Penugasan 		secara kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap praktek 		pembelajaran di kelas.</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Penugasan 		secara individual untuk penelusuran sumber-sumber strategi 		pembelajaran.</span></p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Tugas-tugas mahasiswa</strong></span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">a. Menelusuri berbagai sumber baik cetak maupun elektronik yang terkait dengan penugasan, menyusun laporan, dan mempresentasikan dalam foum kelas dalam tugas kelompok.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">b. </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Secara  individu menelusuri sumber-sumber baik melalui media cetak maupun elektronik untuk merespon perkuliahan secara individu.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">c.  Mengikuti perkuliahan, aktif dalam diskusi dan merespon kegiatan di kelas</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">d. Melakukan studi/observasi lapangan yang terkait dengan kasus strategi pembelajaran di lapangan.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">e. Mengikuti UTS, dan UAS.</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Evaluasi</strong></span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Kreteria:</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Kreteria 	evaluasi untuk tugas kelompok  dari aspek tingkat kejelasan hasil 	kajian, analisis dan evaluasi serta presentasi hasil kajian dan 	penelusuran.</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Kreteria 	hasil evaluasi tugas individu adalah dari aspek: konsep dasar, dan 	relevansi dalam kegiatan pembelajaran</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Penelusuran 	sumber, kesimpulan dan komentar atas sumber yang ditelusuri.</span></p>
</li>
<li>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Presentasi 	kelompok ditinjau dari: teknik penyajian, cara menanggapi      	saran, pertanyaan dan membuat kesimpulan.</span></p>
</li>
</ol>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Hasil Evaluasi</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;">:</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Hasil evaluasi merupkan komulatif dari jumlah kehadiran, penyelesaian tugas kelompok, tugas individual, Ujian Tengah dan Akhir Semester, dengan bobot: tugas </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>individual 25 %,</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> tugas </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>kelompok. 15 %,</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> Ujian Tengah </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Semester 20 %</strong></span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> dan </span><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><strong>Ujian Akhir Semester  40 %.</strong></span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mahasiswa dapat memilih nilai akhir sebagai berikut:</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">A, Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 5 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">A- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 1 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">B. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok pada saat tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">B- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat  dua hari dari tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">C. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE">&nbsp;</p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">C- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan penggatian tugas dari tanggal yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">.</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">D   Jika hadir mengikuti perkuliahan kurng dari  70 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan diberi tugas pegganti dari tugas utama, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk  norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">.</span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">E. Jika hadir mengikuti perkuliahan kurang dari  60 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu terlambat 10 hari dari waktu yang ditentukan dan  mengumpul tugas kelompok tidak memenuhi kreteria diberi tugas tambahan dan tidak mengerjakan, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu. </span></p>
<p lang="sv-SE"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><a href="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/sap-strategi_page_06.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-236" title="SAP-Strategi_Page_06" src="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/sap-strategi_page_06.jpg?w=655&#038;h=1964" alt="" width="655" height="1964" /></a></span><a href="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg"><img title="GBPP-STRATEGI-PEMBELAJARAN_Page_3" src="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg?w=655&#038;h=1156" alt="" width="655" height="1156" /></a>email korespondensi: karwono@yahoo.com<span style="font-family:Arial,sans-serif;"><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=229&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2011/02/22/sap-strategi-pembelajaran-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/sap-strategi_page_06.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SAP-Strategi_Page_06</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2011/02/gbpp-strategi-pembelajaran_page_3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GBPP-STRATEGI-PEMBELAJARAN_Page_3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAP: STRATEGI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2010/02/25/sap-strategi-pembelajaran-2/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2010/02/25/sap-strategi-pembelajaran-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 09:03:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[279364]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Matakuliah: Strategi Pembelajaran Semester: 2 sks Jurusan/Program Studi: BK, Pend Mat, Bio, Fis, Sej, Ek, Inggris Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd I. Deskripsi Perkuliahan Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai upaya menata faktor eksternal agar terjadinya pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=217&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)</strong></p>
<address>Matakuliah:  <strong>Strategi Pembelajaran</strong><br />
Semester: <strong> 2 sks</strong><br />
Jurusan/Program Studi:  <strong>BK, Pend Mat, Bio, Fis, Sej, Ek, Inggris</strong><br />
Dosen Pengampu:  <strong>Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd</strong></address>
<address><strong><br />
</strong></address>
<p><strong>I.	Deskripsi Perkuliahan</strong></p>
<p>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai upaya menata faktor eksternal agar terjadinya pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Pengenalan taksonomi variabel dalam pembelajaran, Pemahaman karakteristik internal peserta didik dan upaya penetapan strategi pembelajarannya. Menganalisis kasus-kasus strategi pembelajaran di kelas.</p>
<p><strong>II.	Tujuan  Perkuliahan</strong></p>
<p><strong>a. Kompetensi Umum</strong><br />
Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM. Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:<br />
(1) melakukan penataan komponen ekstenal untuk mendukung terjadinya pembelajaran efektif, efisien dan berarah tujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal (2) Mengidentifikasi taksonomi variabel dalam pembelajaran (3) Mengidentifikasi karakteristik internal peserta didik (4) Pengenalan konsep strategi pembelajaran (2) Klasifikasi strtegi pembelajaran (3) Aplikasi model dan strategi pembelajaran (3) Variabel strategi pembelajaran (4) Menelaah kasus-kasus pembelajaran di kelas dan upaya strategi pembelajarannya.<span id="more-217"></span></p>
<p><strong>b. Kompetensi Khusus</strong><br />
Setelah berakhirnya semester ketiga mahasiswa FKIP UM Metro yang mengikuti perkuliahan ini akan mampu:</p>
<p>1.	Menjelaskan Konsep Strategi  Pembelajaran<br />
2.	Mengidentifikasi taksonomi variabel  Pembelajaran<br />
3.	Mengidentifikasi karakteristik internal peserta didik<br />
4.	Sistem Pembelajaran dalam Standar  proses Pendidikan<br />
5.	Pembelajaran  yang berorientasi pada Aktivitas Peserta Didik<br />
6.	Pembelajaran dengan Ekspositori (SPE)<br />
7.	Pembelajaran dengan Inkuiri<br />
8.	Pembelajaran  Berbasis Masalah<br />
9.	Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB)<br />
10.	Pembelajaran Kooperatif<br />
10.   Pembelajaran Kontekstual<br />
11.   Pemanfaatan Sumber Belajar  dalam Pembelajaran<br />
12.   Pembelajaran Induktif dan Pembelajaran Deduktif<br />
13.   Pembahasan Kasus pembelajaran di kelas</p>
<p><strong>III.	Kegiatan Perkuliahan</strong></p>
<p>Matakuliah ini dibina oleh tim dosen yang akan datang secara bersamaan   dan atau bergantian, metode yang digunakan yaitu:</p>
<p>a.	Ceramah dan tanya jawab<br />
b.	Penugasan    secara kelompok dan presntasi atas hasil penelusuran dan kajian, terhadap strategi pembelajaran.<br />
c.	Penugasan secara kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap praktek pembelajaran di kelas.<br />
d.	Penugasan secara individual untuk penelusuran sumber-sumber strategi pembelajaran.</p>
<p><strong>IV.	Evaluasi</strong></p>
<p>Kreteria:<br />
a.	Kreteria evaluasi untuk tugas kelompok  dari aspek tingkat kejelasan hasil kajian, analisis dan evaluasi serta presentasi hasil kajian dan penelusuran.<br />
b.	Kreteria hasil evaluasi tugas individu adalah dari aspek: konsep dasar, dan relevansi dalam kegiatan pembelajaran<br />
c.	Penelusuran sumber, kesimpulan dan komentar atas sumber yang ditelusuri.<br />
a.	 Presentasi kelompok ditinjau dari: teknik penyajian, cara menanggapi      saran, pertanyaan dan membuat kesimpulan.</p>
<p>Hasil Evaluasi:<br />
Hasil evaluasi merupkan komulatif dari jumlah kehadiran, penyelesaian tugas kelompok, tugas individual, Ujian Tengah dan Akhir Semester, dengan bobot: tugas individual 25 %, tugas kelompok. 15 %, Ujian Tengah Semester 20 % dan Ujian Akhir Semester  40 %.</p>
<p>Mahasiswa dapat memilih nilai akhir sebagai berikut:</p>
<p>A- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 1 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok pada saat tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat  dua hari dari tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan penggatian tugas dari tanggal yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
D   Jika hadir mengikuti perkuliahan kurng dari  70 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan diberi tugas pegganti dari tugas utama, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk  norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
E. Jika hadir mengikuti perkuliahan kurang dari  60 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu terlambat 10 hari dari waktu yang ditentukan dan  mengumpul tugas kelompok tidak memenuhi kreteria diberi tugas tambahan dan tidak mengerjakan, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>.<br />
<strong>V.	Jabaran kegiatan Perkuliahan dalam  Pertemuan</strong><br />
Waktu	Pertemuan Ke	Materi	Keterangan<br />
1	Pembukaan Perkuliahan: Overview Perkuliahan	Penjelasan dari Tim Dosen<br />
2	Konsep dan makna Strategi  Pembelajaran 	Tim Dosen<br />
3	Taksonomi Variabel Pembelajaran	Tim Dosen<br />
4	Pengenalan Peserta didik dan Karakteristik bahan ajar dalam standar proses pendidikan. 	Tim Dosen<br />
5	Strategi Pembelajaran  yang berorientasi pada Aktivitas Peserta Didik dan Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
6	Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE) dan Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
7	Strategi Pembelajaran Inkuiri Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs Tim Dosesn<br />
8	UTS	Tim Dosen<br />
9	Strategi Pembelajaran  Berbasis Masalah dan Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
10	Kasus Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
11	Kasus Strategi Pembelajaran Kooperatif dan Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
12	Kasus Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) Upaya pemecahannya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
13	Pemanfaatan Sumber Belajar  dalam Strategi Pembelajaran	Tim Dosen<br />
14	Pembelajaran Induktif dan Pembelajaran deduktif Deduktif dan implementasinya	Penelusuran Sumber, Presentasi  Mhs<br />
15	Pembahasan Kasus pembelajaran di kelas/Seminar Kasus Pembelajaran	Studi Lapangan<br />
16	UAS<br />
DAFTAR RUJUKAN: http://www.karwono.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=217&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2010/02/25/sap-strategi-pembelajaran-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>OPINI: Kembalikan UN pada Sekolah</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2009/12/23/opini-kembalikan-un-pada-sekolah/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2009/12/23/opini-kembalikan-un-pada-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 06:50:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[279364]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[ujian nasional]]></category>
		<category><![CDATA[un]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini adalah hasil publikasi Prof. Dr. Karwono, M.Pd yang dimuat di harian Lampung Post tanggal 21 Desember 2009. Untuk melihat artikel pada halaman aslinya, silahkan klik di sini Potret buram memperlihatkan kepada kita semua saat pelaksanaan ujian nasional (UN) banyak pihak yang ikut melibatkan diri, mulai dari kepala daerah dengan berkeliling melihat pelaksanaan pesta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=211&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><em>Artikel ini adalah hasil publikasi Prof. Dr. Karwono, M.Pd yang dimuat di harian Lampung Post tanggal 21 Desember 2009. Untuk melihat artikel pada halaman aslinya, silahkan klik <a href="http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009122107565923" target="_blank">di sini</a></em></address>
<address> </address>
<p>Potret buram memperlihatkan kepada kita semua saat pelaksanaan ujian nasional (UN) banyak pihak yang ikut melibatkan diri, mulai dari kepala daerah dengan berkeliling melihat pelaksanaan pesta nasional yang bernama ujian nasional dengan membunyikan sirine. Polisi pun ikut ambil bagian melakukan pengamanan dan pengawasan dengan senjata lengkap, seolah-olah banyak penjahat yang akan ditangkap dengan muka yang garang. Komponen yang merasa independen juga ikut mengintai dan mencurigai suatu kegiatan pesta nasional yang bernama ujian nasional itu.</p>
<p>Suasana ujian nasional menyeramkan bagi peserta didik, menimbulkan rasa cemas orang tua, guru, kepala sekolah, dukungan dana, tenaga. Pertanyaan ikutan: Apa sebenarnya yang ingin dipecahkan melalui ujian nasional ini?</p>
<p>Kegiatan ujian nasional yang diselenggarakan begitu menghebohkan selama ini ternyata tidak berbanding lurus dengan hasil dan manfaat yang diperoleh. Hasil ujian nasional selama ini belum merupakan alat jitu untuk memasuki jenjang pendidikan yang ada di atasnya ataupun untuk memasuki dunia kerja. Untuk memasuki jenjang pendidikan yang ada di atasnya, nilai ujian nasional belum dipercaya sebagai kunci masuk karena masih perlu ada tes lagi.</p>
<p>Sama halnya untuk memasuki dunia kerja. Tidak ada suatu institusi pun yang percaya dengan hasil ujian nasional tersebut. Seampuh apakah hasil ujian nasional itu? Lalu untuk apa ujian nasional yang sangat menghebohkan itu dilaksanakan? Ujian nasional tidak dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan karena kualitas pendidikan hanya ditentukan oleh proses pembelajaran yang dilakukan.</p>
<p>Dalam PP No. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) tertulis bahwa lingkup kegiatan untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil proses pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran. Kegiatan merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian proses pembelajaran adalah tugas utama guru. Untuk tugas pengawasan, meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan pengambilan langkah tindak lanjut.<span id="more-211"></span></p>
<p>Oleh sebab itu, kegiatan ujian nasional yang merupakan potret buram selama ini merupakan kegiatan &#8220;salah kamar&#8221; karena ujian nasional adalah masuk ruang lingkup pengawasan proses pembelajaran, yaitu upaya penjaminan mutu pembelajaran untuk terwujudnya pembelajaran yang efektif dan efisien guna mencapai kompetensi yang ditetapkan. Kegiatan pengawasan melalui kegiatan evaluasi yang bernama ujian nasional tujuannya sebagai pemetaan standardisasi mutu. Selanjutnya, sebagai dasar untuk upaya tindak lanjut berupa perbaikan sistem.</p>
<p>Selama ini pihak sekolah dan guru sangat menanti program tindak lanjutnya pelaksanaan pascaujian nasional yang berupa perbaikan sistem guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, sejauh ini, tindak lanjut hasil ujian nasional belum banyak dirasakan sekolah, tetapi hanya membuat heboh pihak guru dan sekolah.</p>
<p>Agar terjadi efisiensi, maka upaya pengawasan melalui bentuk ujian nasional untuk pemetaan dan standardisasi sistem persekolahan dilakukan secara bersamaan dengan evaluasi belajar tahap akhir. Hal ini bisa dimaklumi. Meski demikian, muaranya berbeda. Yang mana, hasil ujian nasional merupakan evaluasi kebijakan. Di sisi lain evaluasi hasil belajar akhir adalah putusan instruksional yang merupakan kinerja guru dan sekolah.</p>
<p>Oleh sebab itu, evaluasi akhir pembelajaran dikembalikan kepada otonomi sekolah dengan menggunakan kriteria edukatif yang berlaku dan indikator kelulusan yang ditetapkan pemerintah. Putusan instruksional berupa lulus atau tidak lulus tidak dapat hanya ditentukan oleh beberapa mata pelajaran yang diperoleh sesaat dalam ujian nasional. Hasil ujian nasional sebagai salah satu indikator untuk membuat keputusan kelulusan masih perlu dipadukan dengan mata pelajaran lain. Kualitas kepribadian seseorang sangat kompleks dan tidak dapat dipotret dengan kegiatan sesaat, dengan mata pelajaran tertentu melalui ujian nasional.</p>
<p><strong>Upaya Standardisasi</strong></p>
<p>Adalah merupakan kebijakan yang tidak adil untuk mencampur adukkan upaya standardisasi nasional dalam sistem persekolahan untuk memetakan capaian yang akan dijadikan sebagai dasar kebijakan tindak lanjut dengan evaluasi belajar tahap akhir yang mengacu pada putusan instruksional. Kalau dua konsep yang berbeda dicampur adukkan, sampai kapan pun akan terjadi pro dan kontra. Yang pro jelas, karena ini merupakan proyek nasional. Yang punya proyek mesti tidak akan melepaskan hal ini.</p>
<p>Sebenarnya, kalau dicermati, pernah ada kebijakan, kira-kira 30 tahun silam, yaitu adanya tes diagnostik. Yang mana, ada suatu penggarisan yang tegas bahwa hasil tes diagnostik tidak memengaruhi kenaikan kelas dan lulus atau tidak lulusnya peserta didik. Tes ini berjalan dengan objektif dan guru tidak merasa terbebani atas hasil tes tersebut. Untuk menentukan kelulusan dari suatu unit persekolahan tertentu menggunakan standar tertentu.</p>
<p>Ujian nasional untuk pemetaan mutu sekolah menjadi penting sebagai dasar untuk perbaikan mutu. Akan lebih arif kalau penentuan kelulusan dengan mengambil mata pelajaran yang dipakai untuk standardisasi ditambah dengan mata pelajaran lain dengan kriteria tertentu. Sebab, kelulusan suatu sekolah tidak dapat ditentukan dengan sampel mata pelajaran tertentu yang diujikan dalam ujian nasional. Hal itu dikarenakan tuntutan mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional hanya menyentuh ranah kognitif saja, sedangkan ranah afektif dan psikomotor memainkan peran penting dalam memasuki kehidupan di masyarakat.</p>
<p>Untuk contoh kasus terakhir ini pun pernah dilakukan pada saat Ebtanas. Untuk penentuan kelulusan juga menggunakan kriteria tertentu, bukan ditentukan dari nilai yang diebtanaskan.</p>
<p><strong>Kembalikan pada Otonomi Sekolah</strong></p>
<p>Dampak yang muncul akibat putusan instruksional yang dicampur dengan upaya pemetaan standardisasi cenderung dapat menyesat, antara lain peserta didik punya persepsi bahwa hasil ujian nasional adalah satu-satunya gambaran capaian prestasi mereka. Padahal, ini hanya merupakan gambaran beberapa mata pelajaran yang diperoleh sesaat. Mata pelajaran yang tidak menjadi bahan ujian nasional cenderung termarginalkan. Peserta didik menjadi tidak tertarik dengan mata pelajaran yang tidak diujikan dalam ujian nasional.</p>
<p>Akibat yang muncul, nilai-nilai edukatif yang sebenarnya diperlukan dalam tatanan kehidupan dan menjadi tujuan proses pembelajaran seperti nilai kejujuran, disiplin diri, keuletan, jiwa berkarya, kemandirian, toleransi, ketekunan, dan yang sejenis menjadi hilang dalam sistem persekolahan. Peserta didik di-<em>drill</em> untuk mengerjakan latihan ujian, menghilangkan proses nilai-nilai edukatif.</p>
<p>Oleh sebab itu, wajar muncul berbagai kasus dan polemik nasional yang marak digugat akhir-akhir ini, seperti korupsi, kemiskinan, perampasan terhadap kemerdekaan orang lain, krisis kepercayaan, pemerkosaan, menipisnya rasa malu, dan masih sederetan panjang lagi. Seolah-olah kita sebagai bangsa tidak berdaya dan gagal dalam mengatur sendi-sendi kehidupan bersama. Hal ini terjadi karena sekolah kita selama ini hanya mengejar ijazah yang disimbolkan dari mata pelajaran yang diperoleh dari ujian nasional. Terhadap realita ini, siapa yang salah dan harus digugat? Yang jelas, ada yang salah dengan sistem pendidikan nasional kita sehingga bangsa kita tidak mampu menghadapi krisis multidimensi.</p>
<p>Jujur, harus diakui bahwa posisi tawar guru masih rendah terhadap intervensi kekuasaan. Berbeda dengan profesi dokter yang memiliki otonomi profesi. Dokter akan menolak kalau kepala rumah sakit seorang insinyur pertanian. Akan berbeda halnya kalau guru dipimpin orang yang bukan berprofesi guru. Kalau kepala dinas pendidikan dipimpin seorang sarjana hukum yang tidak punya landasan teoritik tentang pendidikan bahkan belum pernah menjadi guru, sang guru pun menerimanya&#8211;meskipun penuh rasa kesal, tetapi tidak berani protes. Semakin guru diintervensi oleh birokrasi dalam menjalankan tugas, semakin terpuruk kondisi guru di Indonesia. Akan lebih arif kalau sekolah diberi otonomi agar guru dapat berbenah dan bertanggung jawab dalam mendidik anak bangsa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=211&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2009/12/23/opini-kembalikan-un-pada-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAP: MEDIA PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2009/10/29/sap-media-pembelajaran-2/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2009/10/29/sap-media-pembelajaran-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 04:58:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[279364]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Matakuliah:  Media  Pembelajaran Semester :  2 sks Program Studi:  Pendidikan Agama Islam Dosen Pengampu:  Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd, Dr. Nirva  Eko Suyanto, M.Pd PROGRAM PASCASARJANA IAIN BANDAR LAMPUNG 2008/2009 &#160; &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- I. Deskripsi Perkuliahan Seiring perkembangan ilmu dan teknologi membawa pergesesaran peran guru dalam pembelajaran, semula guru merupakan satu-satunya sumber belajar  utama bagi peserta didiknya  menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=202&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address>Matakuliah:  Media  Pembelajaran</address>
<address>Semester :  2 sks</address>
<address>Program Studi:  Pendidikan Agama Islam</address>
<address>Dosen Pengampu:  Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd, Dr. Nirva  Eko Suyanto, M.Pd</address>
<address>PROGRAM PASCASARJANA IAIN BANDAR LAMPUNG 2008/2009
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><strong>I. </strong><strong>Deskripsi Perkuliahan</strong></p>
<p>Seiring perkembangan ilmu dan teknologi membawa pergesesaran peran guru dalam pembelajaran, semula guru merupakan satu-satunya sumber belajar  utama bagi peserta didiknya  menjadi berbagi peran dengan sumber belajar lain untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar. Sumber belajar yang beraneka ragam disekitar kehidupan peserta didik baik yang didesain maupun yang non desain belum banyak dimanfaatkan dalam pembeljaran.  Terdapat kecenderungan dalam pembelajaran selama ini lebih banyak memanfaatkan guru dan buku teks sebagai sumber belajar utama.  Di sisi lain dalam pembelajaran ke depan dihadapkan pada tuntutan kebutuhan belajar yang semakin komplek.</p>
<p>Matakuliah ini dikembangkan dan diberikan kepada mahasiswa Program Pascasarjana IAIN  yang kelak menjadi teknolog dalam mendesain pesan dalam proses komunikasi agar terjadi pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan. Untuk itu sangat diperlukan kapasitas untuk mendesain pesan melalui media pembelajaran agar terjadi proses dan hasil belajar yang optimal.</p>
<p>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai konsep tentang media komunikasi untuk kepentingan pembelajaran dan upaya pemanfaatan media untuk meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran. Taksomi Variabel dalam pembelajaran, pola-pola instruksional dan Prinsip-prinsip pemanfaatan media pembelajaran. Fungsi dan peran media dalam pembelajaran, jenis-jenis dan karakteristik media pembelajaran. Kreteria pemilihan media pembelajaran dan evaluasi pemanfaatan media pembelajaran. Analisis kasus pemanfaatan media  dalam praktek pembelajaran, praktek mendesain media  pembelajaran dan pemanfaatannya.</p>
<p><span id="more-202"></span></p>
<p><strong>II. Standar Kompetensi</strong></p>
<p>Setelah berakhirnya perkuliahan selama satu semester, mahasiswa Program Pascasarjana IAIN:</p>
<p>(1). Mampu menggunakan konsep, mengembangkan, memilih serta meng-analisis berbagai media untuk kepentingan pembelajaran guna meningkatkan proses dan hasil pembelajaran.</p>
<p>(2).   Mampu mengidentifikasi Taksonmi variabel pembelajaran, pola-pola instruksional, serta  prinsip-prinsip pemanfaatan media pembelajaran.</p>
<p>(3).  Mampu menemukan kasus-kasus pemanfaatkan media pembelajaran dan membuat media pembelajaran serta upaya pemanfaatannya.</p>
</address>
<p><img class="size-full wp-image-207 alignnone" title="1" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/10/12.jpg?w=440&#038;h=538" alt="1" width="440" height="538" /></p>
<p><strong>III. </strong><strong>Kegiatan Perkuliahan</strong></p>
<p>Matakuliah ini dibina oleh Tim Dosen yang akan datang secara bersamaan   dan atau bergantian, metode yang digunakan yaitu:</p>
<ol>
<li>Ceramah dan tanya jawab</li>
<li>Penugasan    secara kelompok untuk   melakukan penelusuran dan presentasi atas hasil penelusuran kajian, analisis serta evaluasi terhadap kosep media dalam pembelajaran.</li>
<li>Penugasan secara kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap praktek pemanfaatan media pembelajaran di kelas.</li>
<li>Penugasan secara individual untuk penelusuran sumber-sumber teori media pembelajaran.</li>
<li>Praktek pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>IV. Evaluasi</strong></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">a. Kreteria evaluasi tugas kelompok  dari aspek tingkat kejelasan hasil kajian, analisis dan evaluasi serta presentasi hasil kajian dan penelusuran serta observasi lapangan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">b. Kreteria hasil evaluasi tugas individu adalah dari aspek: relevansi, kejelasan     uraian, prosedur, dan prinsip yang digunakan. </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">c. penelusuran sumber, kesimpulan dan komentar atas sumber yang ditelusuri </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;">d. Presentasi kelompok ditinjau dari: teknik penyajian, cara menanggapi      saran, pertanyaan dan menyimpulkan.</span></strong></p>
<p><strong>V. Hasil Evaluasi </strong></p>
<p>Hasil evaluasi merupkan komulatif dari jumlah kehadiran, penyelesaian tugas kelompok, tugas individual, Ujian Tengah dan Akhir Semester, dengan bobot: tugas <strong>individual 25 %,</strong> tugas <strong>kelompok. 15 %,</strong> Ujian Tengah <strong>Semester 20 %</strong> dan <strong>Ujian Akhir Semester  40 %.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Mahasiswa dapat memilih nilai akhir sebagai berikut:</p>
<p>A, Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 5 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>A- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 1 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok pada saat tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat  dua hari dari tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan penggatian tugas dari tanggal yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>.</p>
<p>D   Jika hadir mengikuti perkuliahan kurng dari  70 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan diberi tugas pegganti dari tugas utama, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>.</p>
<p>E. Jika hadir mengikuti perkuliahan kurang dari  60 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu terlambat 10 hari dari waktu yang ditentukan dan  mengumpul tugas kelompok tidak memenuhi kreteria diberi tugas tambahan dan tidak mengerjakan, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p><strong>VI. </strong><strong>Jabaran kegiatan Perkuliahan dalam  Pertemuan</strong></p>
<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-208" title="2" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/10/21.jpg?w=433&#038;h=619" alt="2" width="433" height="619" /><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=202&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2009/10/29/sap-media-pembelajaran-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/10/12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/10/21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sap: Rancangan Sistem Instruksional</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2009/09/14/sap-rancangan-sistem-instruksional/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2009/09/14/sap-rancangan-sistem-instruksional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:21:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[02 KULIAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN (S2) PROGRAM PASCASARJA FKIP FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Matakuliah: Rancangan Sistem Instruksional Program Studi: Teknologi Pendidikan (TP) Sks: 3 sks Dosen Pengampu: 1. Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd 2. Drs. Sulton Djasmi, M.Pd &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- I.    Deskripsi Perkuliahan Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis serta mengevaluasi berbagai model-model pengembangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=189&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN (S2) PROGRAM PASCASARJA FKIP FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<h3>SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)</h3>
<address>Matakuliah: Rancangan Sistem Instruksional</address>
<address>Program Studi: Teknologi Pendidikan (TP)</address>
<address>Sks: 3 sks</address>
<address>Dosen Pengampu: 1. Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd</address>
<address> 2. Drs. Sulton Djasmi, M.Pd</address>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<h3>I.    Deskripsi Perkuliahan</h3>
<p>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis serta mengevaluasi berbagai model-model pengembangan system instruksional. Perbandingan antar model pengembangan system instruksional.  Merancang suatu program atau system instruksional  baik  di kalangan pendidikan tinggi atau di bawahnya, ataupun pada lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan pada departemen-departemen, lembaga non departemen, dan kalangan swasta dengan menggunakan salah satu medel anacangan system. Mengembangkan langkah-langkah salah satu desain instruksional  Walter Dick  dan Lou Carey meliputi kegiatan: Mengenali tujuan pembelajaran, melakukan analisis pembelajaran, mengenali tingkahlaku dan cirri-ciri peserta didik, merumuskan tujuan performansi, mengembangkan butir-bitir tes acuan patokan, mengembangkan siasat pembelajaran, mengembangkan dan memilih material pembelajaran, merancang dan melakukan penilaian formatif, merevisi pembelajaran, melakukan penilaian sumatif.</p>
<h3>II.    Standar Kompetensi</h3>
<p>Setelah mengikuti perkuliahan selama satu semester, mahasiswa Program Pascasarja S2 Teknologi Pendidikan:<br />
1.    Mampu menjelaskan konsep, prinsip dan prosedur serta langkah perancangan system instruksional.<br />
2.    Mampu menerapkan setiap langkah model Walter Dick dan lou Carey untuk mengembangkan komponen:  Mengidentifikasi  tujuan pembelajaran, melakukan analisis pembelajaran, mengenali tingkahlaku dan cirri-ciri peserta didik, merumuskan tujuan performansi, mengembangkan butir-bitir tes acuan patokan, mengembangkan siasat pembelajaran, mengembangkan dan memilih material pembelajaran, merancang dan melakukan penilaian formatif, merevisi pembelajaran, melakukan penilaian sumatif. Melakukan ujicoba perangkat instruksional model dan menyusun laporan ujicoba.<span id="more-189"></span></p>
<h3>III.    Kompetensi Utama</h3>
<p>Setelah berakhirnya perkuliahan Perancangan system instruksional mahasiswa program Pascasarjana S2 Teknologi Pendidikan UNILA  akan dapat:<br />
1.    Menjelaskan konsep, prinsip dan prosedur perancangan system instruksionl<br />
2.    Menganalisis berbagai permasalahan instruksional<br />
3.    Membandingkan antar model instruksional<br />
4.    Mengaplikasikan konsep, prinsip, dan prosedur serta langkah-langkah perancangan system instruksional untukmengembangkan system instruksional pada matapelajaran/bidang pelatihan tertentu pada PT/Sekolah, lembaga tertentu.<br />
5.    Melakukan evaluasi formatif/ujicoba terhadap prototype system instruksional yang telah dirancang</p>
<h3>IV.    Kompetensi Khusus</h3>
<p>Pada akhir perkuliahan ini, mahasiswa Program Pascasarja S2 Teknologi Pendidikan UNILA yang mengambil matakuliah ini dapat:<br />
1.    Menjelaskan konsep, prinsip dan prosedur perancangan system instruksionl<br />
2.    Menganalisis berbagai permasalahan pembelajaran di tingkat Perguruan Tinggi, Sekolah, Lembaga Diklt.<br />
3.    Membedakan antar model yang digunakan dalan system instruksional<br />
4.    Menerapkan model Walter Dick dan Lou Carey dengan komponen:<br />
a.    Mengidentifikasi  tujuan pembelajaran<br />
b.    Melakukan analisis pembelajaran.<br />
c.    Mengenali tingkahlaku dan cirri-ciri peserta didik.<br />
d.    Merumuskan tujuan performansi.<br />
e.    Mengembangkan butir-bitir tes acuan patokan.<br />
f.    Mengembangkan siasat pembelajaran.<br />
g.    Mengembangkan dan memilih material pembelajaran.<br />
h.    Merancang dan melakukan penilaian formatif.<br />
i.    Merevisi pembelajaran.<br />
j.    Melakukan penilaian sumatif.<br />
k.    Melakukan ujicoba perangkat instruksional model dan menyusun laporan ujicoba.</p>
<h3>V.    Kegiatan Perkuliahan</h3>
<p>Kegiatan perkuliah yang akan dilakukan untuk mencapai kompetensi tersebut di atas adalah:<br />
1.    Ceramah oleh Tim Dosen Pembina atau dosen tamu<br />
2.    Diskusi atara Dosen Pembina – mahasiswa dan antar mahasiswa<br />
3.    Pemanfaatan pembelajaran berbasis Web<br />
4.    Tugas Kelompok dan Tugas individual<br />
5.    Perancangan dan evaluasi suatu program instruksional<br />
6.    Ujian tengah dan akhir semester</p>
<h3>Tugas-Tugas</h3>
<p>Tugas-tugas yang harus dilakukan mahasiswa adalah:<br />
1.    Menhkaji dan membahas konsep dan penerapan komponen-komponen system instruksional ke dalam suatu proses perancangan system instruksional.<br />
2.    Menganalisis  permasalahan pembelajaran berdasarkan pendekatan system<br />
3.    Menyusun suatu pengembangan system instruksional untukmtugas akhir dengan media pendukukung  (bila dipandang perlu) dan melakukan ujicoba berdasarkan model Walter Dick dan Lou Carey secara kelompok<br />
4.    Mengikuti ujian akhir semester</p>
<h3>VI.    Penilian</h3>
<p>Nilai akhir mahasiswa ditentukan oleh tiga hal sebagai berikut:</p>
<p>1.    Makalah kelompok, setiap kelompok terdiri atas 5 orang mahasiswa. Setiap kelompok bertugas untuk (a) menelusuri desain system instruksional dari jurnal sebanyak 2 jurnal satu diantaranya berasal dari internet dan diperbandingkan dengan rancangan system intruksional dari Walter Dick &amp; Lou Carey (b) membuat makalah, yaitu menganalisis setiap komponen perancangan instruksional model Walter Dick dan Lou Carey. Makalah kelompok kemudian disajikan dalam pertemuan kelas secara tatap muka, dan diserahkan dalam bentuk hard copy kepada dosen Pembina.</p>
<p>Makalah kelompok merupakan pra syarat untuk mendapatkan nilai individual, nilai tugas ini diberi bobot 15 %<br />
Kreteria penilaian makalah kelompok:<br />
a.    Kejelasan uraian konsep, prinsip, atau prosedur yang diuraikan<br />
b.    Kejelasan contoh yang relevan dengan konsep, prinsip atau prosedur yang dikemukakan.<br />
c.    Ketajaman analisis dari komponen Water Dick dan Lou Carey.<br />
d.    Teknik presentasi (dukungan media dan lain-lain).</p>
<p>2.    Tugas akhir berupa Bahan instruksional hasil karya kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 orang dan membuat suatu rancangan dan mengembangkan model Walter Dick dan Lou Carey pada Sekolah, lembaga Diklat, Perguruan Tinggi untuk bidang studi tertentu untuk. Tugas akhir mahasiswa berupa dokumen perancang, bahan instruksional, ujicoba dan atau evaluasi bahan, serta laporan hasil evaluasi. Bahan instruksional dinilai 45 % dari nilai akhir. Laporan keefektifan anggota kelompok dibuat oleh ketua kelompok dan ditandatangani oleh semua anggota kelompok.</p>
<p>3.    Hasil ujian akhir semester diberi bobot 40 %.  Untuk ujian akhir, mahasiswa membawa satu buah artikel ilmiah dari internet berbahasa inggris terbitan diatas tahun 2006, tentang model pengembangan system atau komponen system instruksional. Artikel tersebut tidak boleh sama dengan rekan sekelas. Untuk kepentingan itu Ketua angkatan dapat mendata agar tidak terjadi kesamaan, artikel yang akan dikumpul agar berkonsultasi dengan dosen Pembina melalui email lebih dahulu. Oleh sebab itu setiap mahasiswa wajib memiliki alamat email sendiri.</p>
<p>Kreteriauntuk menilai bahan rancangan instruksional adalah sebagai berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-190" title="1" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/1.jpg?w=559&#038;h=233" alt="1" width="559" height="233" /></p>
<h3>VII.    Jabaran Kegiatan ke dalam pertemuan kelas</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-191" title="2" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/2.jpg?w=587&#038;h=232" alt="2" width="587" height="232" /><img class="alignnone size-full wp-image-192" title="3" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/3.jpg?w=589&#038;h=623" alt="3" width="589" height="623" /><img class="alignnone size-full wp-image-193" title="4" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/4.jpg?w=585&#038;h=189" alt="4" width="585" height="189" /><img class="alignnone size-full wp-image-194" title="5" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/5.jpg?w=583&#038;h=628" alt="5" width="583" height="628" /><img class="alignnone size-full wp-image-195" title="6" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/6.jpg?w=586&#038;h=148" alt="6" width="586" height="148" /><img class="alignnone size-full wp-image-196" title="7" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/7.jpg?w=590&#038;h=546" alt="7" width="590" height="546" /></p>
<p>Bandar Lampung, 10 September 2009</p>
<p>Dosen Pengampu</p>
<p>1.    Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd<br />
2.    Drs. Sulton Djasmi, M.Pd<br />
website: karwono.wordpress.com<br />
email: karwono@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=189&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2009/09/14/sap-rancangan-sistem-instruksional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/09/7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2009/05/07/163/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2009/05/07/163/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 11:29:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[02 KULIAH]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[karwono]]></category>
		<category><![CDATA[matematikan]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBELAJARAN]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG EFEKTIF MENYONGSONG ERA PERSAINGAN MUTU Oleh: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd - - Sejumlah hasil penelitian menemukan adanya kesulitan  peserta didik  dalam memecahkan masalah matematika dan ini terjadi hampir disemua jenjang pendidikan. Prestasi matematika peserta didik baik secara nasional maupun internasional belum menggembirakan. Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga internasional juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=163&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG EFEKTIF</h2>
<h2>MENYONGSONG ERA PERSAINGAN MUTU</h2>
<address>Oleh: Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd </address>
<address> </address>
<address><span style="color:#000000;">-</span></address>
<address>-</address>
<address></address>
<address> </address>
<address> </address>
<address> </address>
<address> </address>
<address> </address>
<address><span style="color:#ffff00;">Sejumlah hasil penelitian menemukan adanya kesulitan  peserta didik  dalam memecahkan masalah matematika dan ini terjadi hampir disemua jenjang pendidikan. Prestasi matematika peserta didik baik secara nasional maupun internasional belum menggembirakan. Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga internasional juga menempatkan prestasi peserta didik Indonesia pada posisi bawah. Terakhir, hasil survei TIMSS 2003 (Trends in International Mathematics and Sciencies Study) di bawah payung International Association for Evaluation of Educational Achievement (IEA) menempatkan Indonesia pada posisi ke-34 untuk bidang matematika dan pada posisi ke-36 untuk bidang sains dari 45 negara yang disurvei.</span></address>
<address><span style="color:#ffff00;"><br />
</span></address>
<address></address>
<address></address>
<address><span style="color:#ffff00;">Hasil penelitian juga merekomedasi perlunya pembelajaran yang difokuskan pada aspek  konsteksual, kolaboratif, memberikan kesempatan berpikir metakognitif, dan menyediakan peluang lebih besar pada jalannya proses pemecahan masalah oleh peserta didik.</span></address>
<address> </address>
<address>-</address>
<address> </address>
<address></address>
<address> </address>
<address> </address>
<h3>Harapan dan Keprihatinan</h3>
<address> </address>
<p>Salah satu diantara kesulitan belajar yang dialami peserta didik di kelas antara lain, karena dunia nyata (alam sekitar) hanya dijadikan ajang untuk mengaplikasikan konsep. Strategi pembelajaran yang dilakukan guru misalnya untuk bidang studi matemaika cenderung berangkat dari konsep seperti rumus-rumus yang selanjutnya menerapkan rumus dalam realitas kehidupan. Di sisi lain konsep itu sebenarnya dibangun dari suatu realitas (fakta kehidupan) yang secara induktif digeneralisasikan menjadi suatu konsep. Matematika Realistik adalah salah satu pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengalaman sehari-hari (mathematize of everyday experience) dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.  Menurut Van de Henvel-Panhuizen (2000), bila anak belajar matematika terpisah dari pengalaman mereka sehari-hari maka anak akan cepat lupa dan tidak dapat mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu   pembelajaran matematika di kelas ditekankan pada keterkaitan antara konsep-konsep matematika dengan pengalaman kehidupan peserta didik sehari-hari.<span id="more-163"></span></p>
<address> </address>
<p>Sumber belajar yang ada disekitar kehidupan peserta didik belum banyak  dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran, kecenderungan dalam pembel-ajaran bayak memanfaatkan guru dan buku teks, hal terlihat jika guru tidak hadir maka tidak ada sumber belajar yang dimanfaatkan (Karwono, 1993: 5). Sampai saat ini guru  masih menjadi aktor kunci dalam pembelajaran  di sekolah-sekolah kita, dan  belum banyak bergerak ke arah pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik. Pada dasarnya belajar merupakan kegiatan peserta didik baik dengan bimbingan guru maupun dengan usahanya sendiri sepenuhnya. Hadir nya orang lain termasuk guru dalam pembelajaran dimaksudkan agar belajar menjadi lebih mudah, lebih efektif dan efisien dan bearah tujuan atau dengan ungkapan lain hadir guru dalam pebelajaran untuk membentuk pola belajar.</p>
<address></address>
<p>Melalui dunia nyata peserta didik dapat didorong untuk menemukan kembali dan mengkonstruksi konsep matematika berdasarkan pada masalah realistik yang diberikan oleh guru. Masalah yang ditemui peserta didik di alam reaalistik dapat dipecahkan secara informal, dan melalui  cara-cara informal ini peserta didik dapat menemukan kembali pengkonstruksian konsep.  Melalui cara ini berarti informasi yang diberikan kepada peserta didik berkaitan dengan skema (jaringan representasi) anak.  Melalui interaksi kelas keterkaitan skema anak akan menjadi lebih kuat sehingga pengertian peserta didik tentang konsep yang mereka konstruksi sendiri menjadi kuat. Dengan demikian, pembelajaran matematika realistik akan mempunyai kontribusi yang sangat tinggi dengan pengertian peserta didik.</p>
<address></address>
<p>Pembelajaran di sekolah akan menjadi lebih bermakna bila guru mengaitkan dengan apa yang telah diketahui anak.  Pengertian peserta didik tentang ide matematik dapat dibangun melalui sekolah, jika mereka secara aktif mengaitkan dengan pengetahuan mereka.  Mitzel (1982) mengatakan bahwa, hasil belajar secara langsung dipengaruhi oleh pengalaman dan faktor internal peserta didik.  Bila peserta didik dalam belajarnya bermakna atau terjadi kaitan antara informasi baru dengan jaringan representasi maka peserta didik akan mendapatkan suatu <strong>pengertian. </strong> Mengembangkan pengertian merupakan tujuan Pembelajaran matematika.  Karena tanpa pengertian orang tidak dapat mengaplikasikan prosedur, konsep, ataupun proses.  Realita seperti ini  yang sulit dijumpai dalam pembelajaran di sekolah kita selama ini, strategi pembelajaran langsung yang berorentasi kepada guru (teacher centred) dalam pembelajaran matematika ke depan perlu ada pergeseran paradigma.</p>
<address> </address>
<address></address>
<h3>Variabel yang mempengaruhi Pemilihan  Stategi Pembelajaran</h3>
<address> </address>
<p>Kata strategi pada awalnya lebih banyak digunakan di kalangan  militer  untuk menata seperangkat keperluan dalam upaya mengalahkan musuh. Untuk itu diperlukan persiapan sejumlah pasukan, jenis dan jumlah senjata, jenis dan jumlah perlengkapan, jenis dan jumlah alat angkutan, jumlah perbekalan, sampai kepada waktu dan cara  penyerangan lawan untuk mengalahkan musuh, hal ini jelas bahwa tujuannya adalah musuh kalah. Oleh sebab itu kekuatan musuh menjadi salah satu dasar pertimbangan. Di dalam strategi pembelajaran yang dasar pertimbangannya adalah<strong> “belajar itu sendiri”,</strong> karena yang menjadi tujuan yang hendak dicapai adalah berupa tingkah laku peserta didik (si belajar) yaitu<span style="text-decoration:underline;"> individu yang melakukan belajar dan bukan guru yang memberi pelajaran.</span> Terdapat berbagai pandangan tentang belajar, dimana satu dengan yang lain terdapat berbedaan, perbedaan inilah yang menjadikan dasar pijakan, sehingga menghasilkan strategi yang dipilih dalam pebelajaran juga berbeda.</p>
<address> </address>
<p>Pemilihan Strategi Pembelajaran, dipengaruhi oleh banyak variable, tali-temali variable tersebut akan memberikan kontribusi terhadap pemilihan strategi pembelajaran untuk mencapai hasil pembelajaran yang diharapkan.  Banyak usaha telah dilakukan oleh ilmuwan di bidang pendidikan dan pembelajaran untuk mengklasifikasikan variabel antara lain Simon (1969) mengklasifikasikan varibel dalam pembelajaran menjadi  3 yaitu: (1) <em>alternative goals or requirements </em>(2) <em>possibilities for action</em>, dan (3) <em>fixed parameters or contraints</em>. Klasifikasi lain yang nampaknya lebih rinci  dan amat memadai sebagai landasan pengembangan teori pembelajaran dikemukakan oleh Reigeluth, dkk  (1977), dan 1978, 1979: 1983 dimodifikasi menjadi tiga yaitu: (1) Kondisi Pembelajaran (2) Metode Pembelajaran (3) Hasil Pembelajaran.</p>
<address> </address>
<p><strong>Kondisi pembelajaran </strong> adalah faktor yang mempengaruhi efek metode dalam meningkatkan hasil pembelajaran, kondisi pembelajaran sifatnya giv<strong>Metode Pembelajaran</strong>: adalah cara-cara yang berbeda untuk mencapai hasil pembelajaran yang berbeda di bawah kondisi yang berbeda.<br />
<strong>Hasil Pembelajaran:</strong> adalah semua efek yang dapat dijadikan sebagai idikator tentang nilai dari penggunaan metode di bawah kondisi yang berbeda.<br />
Taksonomi Variabel tersebut dapat divisualisasikan sebagai berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-176" title="1" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/1.jpg?w=423&#038;h=264" alt="1" width="423" height="264" /></p>
<p><strong>Keefektifan Pembelajaran</strong>, biasanya diukur dengan tingkat pencapaian si-belajar. Ada 4 aspek penting yang dapat dipakai untuk mempreskripsikan keefektifan pembelajaran yaitu: (1) kecermatan penguasaan perilaku yang dipelajari atau sering disebut tingkat kesalahan (2) kecepatan unjuk kerja (3) tingkat alih belajar (4) tingkat retensi dari apa yang dipelajari.</p>
<address> </address>
<p><strong>Efisiensi Pembelajaran</strong>, biasanya diukur dengan rasio antara keefektifan dan jumlah waktu yang dipakai si-belajar dan/atau jumlah biaya pembelajaran yang digunakan.</p>
<address> </address>
<p><strong>Daya Tarik Pembelajaran</strong>, biasanya  diukur dengan mengamati kecenderungan si-belajar untuk  tetap/terus belajar. Daya tarik pembelajaran   erat kaitannya dengan daya tarik bidang studi, dimana kualitas pembelajaran biasanya  akan mempengaruhi  keduanya. Itulah sebabnya  pengukuran kecenderungan si belajar untuk terus atau tidak terus belajar dapat dikaitkan dengan proses pembelajaran itu sendiri  atau dengan bidang studi.</p>
<address> </address>
<p>Strategi pembelajaran merupakan salah satu komponen dalam sistem pembelajaran yang merupakan rencana dan kebijakan yang dirancang untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran berupa perubahan perilaku yaitu hasil pembelajaran yang terdiri dari efektifitas, efisiensi, dan daya tarik pembelajaran. Komponen strategi pembelajaran terdiri dari strategi pengorganisian yang bekerja di bawah tujuan dan karakteristik bidang studi, strategi penyampaian yang bekerja di bawah kendala dan karakteristik bidang studi, serta strategi pengelolaan yang bekerja di bawah karakteristik peseta didik yang sifatnya given untuk mencapai hasil pembelajaran yang tetapkan. Untuk menentukan strategi pembelajaran tertentu sangat dipengaruhi oleh kondisi yang sifatnya given untuk mencapai hasil yang telah ditetapkan.</p>
<address></address>
<p><strong>Karakteristik Bahan Ajar,</strong> Regeluth dan Merrill (1979) mengaalisis isi bidang studi menjadi 4, yang disebut sebagai konstruk isi bidang studi, yaitu: (a) Fakta (b) Konsep (c) Prinsip (d) Prosedur</p>
<p><strong>Fakta:</strong> asosiasi satu ke satu  antara obyek, peristiwa, atau simbul yang ada, atau mungkin ada, di dalam lingkungan riil atau imajinasi. Misalnya; Jakarta ibukota Republik Indonesia.</p>
<p><strong>Konsep:</strong> sekelompok obyek, peristiwa atau simbul yang memiliki karakteristik umum yang sama dan yang diidentifikasi dengan nama yang sama. Misal konsep tentang binatang.</p>
<p><strong>Prinsip:</strong> hubungan sebab akibat antara konsep-konsep: Misalnya: prinsip penawaran dan permintaan dalam ekonomi.</p>
<p><strong>Prosedur:</strong> urutan langkah-langkah untuk mencapai tujuan, pemecahan masalah tertentu, atau membuat sesuatu. Misalnya, prosedur penelitian.</p>
<address> </address>
<address> </address>
<h3>Peristiwa Pembelajaran</h3>
<address> </address>
<p>Teori belajar pengolahan informasi mendeskripsikan bahwa tindakan belajar merupakan proses internal yang mencakup beberapa tahapan belajar. Gagne (1985) mengemukakan bahwa tahapan-tahapan ini dapat dimudahkan dengan menggunakan metode pembelajaran yang mengikuti urutan tertentu yang disebut <span style="text-decoration:underline;">peristiwa pebelajaran</span> (the events of intruction). Peristiwa pembelajaran ini dibagi menjadi 9 tahapan, yang diasumsikan sebagai cara-cara eksternal yang berpotensi pendukung proses-proses internal dalam belajar. Hakekat suatu peristiwa pembelajaran berbeda tergantung pada kapabilitas apa yang diharapkan menjadi hasil pembelajaran.</p>
<address> </address>
<p>Kondisi untuk belajar kapabilitas yang berbeda</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-177" title="2" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/2.jpg?w=423&#038;h=214" alt="2" width="423" height="214" /></p>
<address><em>Adaptsi dari Gagne (1977:141)</em></address>
<address> </address>
<p>Sembilan peristiwa pembelajaran yang dikembangkan oleh Gagne adalah:</p>
<p>1.    Menarik perhatian<br />
2.    Memberitahukan tujuan pembelajaran kepada peserta didik<br />
3.    Merangsang ingatan pada prasyarat belajar<br />
4.    Menyajikan bahan perangsang<br />
5.    Memberikan bimbingan belajar<br />
6.    Mendorong unjuk kerja<br />
7.    Memberikan balikan informatif<br />
8.    Menilai unjuk kerja<br />
9.    Meningkatkan retensi dan alih belajar</p>
<address> </address>
<address> </address>
<h3>Kerangka Kerja dalam Pembelajaran</h3>
<address> </address>
<p>Dalam pembelajaran terdapat istilah yang memiliki kemiripan dan sering dipertukarkan arti dalam kerangka pembelajran yaitu: medel pembelajran, strategi pembelajaran, dan metode pembelajaran. Agar ketiga istilah tersebut menjadi jelas makna berikut dijelaskan  sebagai berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-178" title="3" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/3.jpg?w=428&#038;h=326" alt="3" width="428" height="326" /></p>
<h3>Model-model Pembelajaran</h3>
<address> </address>
<p><strong>Model,</strong> menggambarkan tingkat terluas dari praktek pendidikan dan berisikan orientasi filosofi pembelajaran. Model digunakan untuk menyeleksi dan menyusun strategi pembelajaran, metode, keterampilan, dan aktivitas peserta didik untuk memberikan tekanan pada salah satu bagian pembelajaran (topic/konten).</p>
<address></address>
<p><strong>Strategi Pembelajaran,</strong> dalam setiap model terdapat beberapa strategi yang dapat digunakan. Strategi pembelajaran merupakan rencana atau kebijakan yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan. Dengan demikian strategi mengacu kepada pendekatan yang dapat dipakai oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi dikelompokkan menjadi strategi langsung (direct), strategi tidak langsung (indirect), strategi interaktif (interactive), strategi melalui pengalaman (experiential), dan strategi mandiri (independent).</p>
<address></address>
<p><strong>Metode-metode Pembelajaran,</strong> digunakan oleh guru untuk mengkreasi lingkungan belajar dan mengkhususkan aktivitas di mana guru dan peserta didik terlibat selama proses pembelajaran berlangsung. Biasanya metode digunakan melalui salah satu strategi, tetapi juga tidak tertutup kemungkinan beberapa metode berada dalam strategi yang bervariasi, artinya penetapan metode dapat divariasikan melalui strategi yang berbeda tergantung pada tujuan yang akan dicapai dan konten proses yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran.</p>
<address></address>
<p><strong>Keterampilan Pembelajaran,</strong> merupakan perilaku pembelajaran yang sangat spesifik. Dalam keterampilan pembelajaran ini juga mencakup kegiatan perencanaan yang dikembangkan guru, struktur dan fokus pembelajaran, serta pengelolaan pembelajaran. Strategi pembelajaran  meliputi:</p>
<address></address>
<h4>1. Strategi Pembelajaran Langsung <em>(direct instruction)</em></h4>
<address> </address>
<p>Strategi pembelajaran langsung merupakan strategi yang kadar berpusat pada gurunya paling tinggi, dan paling sering digunakan. Pada strategi ini termasuk di dalamnya metode-metode  ceramah, pertanyaan didaktik, Pembelajaran eksplisit, praktek dan latihan, serta demonstrasi.</p>
<address></address>
<p>Strategi pembelajaran langsung efektif digunakan untuk memperluas informasi atau mengembangkan keterampilan langkah demi langkah</p>
<address></address>
<h4>2.  Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (indirect instruction)</h4>
<address> </address>
<p>Pembelajaran tidak langsung memperlihatkan bentuk keterlibatan tinggi peserta didik dalam melakukan observasi, penyelidikan, penggambaran inferensi berdasarkan data, atau pembentukan hipotesis.</p>
<address></address>
<p>Dalam pembelajaran tidak langsung, peran guru beralih dari penceramah menjadi fasilitator, pendukung, dan sumber personal (resource person).</p>
<address></address>
<p>Guru merancang lingkungan belajar, memberikan kesempatan peserta didik untuk terlibat, dan jika memungkinkan memberikan umpan balik kepada peserta didik ketika mereka melakukan inkuiri.</p>
<address></address>
<p>Strategi pembelajaran tidak langsung mensyaratkan digunakannya bahan-bahan cetak, non-cetak, dan sumber-sumber manusia</p>
<address> </address>
<h4>3. Strategi Pembelajaran Interaktif (interactive instruction)</h4>
<address> </address>
<p>Strategi pembelajaran interaktif merujuk kepada bentuk diskusi dan saling berbagi di antara peserta didik.</p>
<address></address>
<p>Seaman dan Fellenz (1989) mengemukakan bahwa diskusi dan saling berbagi akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memberikan reaksi terhadap gagasan, pengalaman, pandangan, dan pengetahuan guru atau kelompok, serta mencoba mencari alternatif dalam berpikir.</p>
<address></address>
<p>Strategi pembelajaran interaktif dikembangkan dalam rentang pengelompokkan dan metode-metode interaktif.</p>
<address></address>
<p>Di dalamnya terdapat bentuk-bentuk diskusi kelas, diskusi kelompok kecil atau pengerjaan tugas berkelompok, dan kerjasama peserta didik secara berpasangan.</p>
<address></address>
<h4>4.  Strategi Belajar Melalui Pengalaman (experiential learning)</h4>
<address> </address>
<p>Strategi belajar melalui pengalaman menggunakan bentuk sekuens induktif, berpusat pada peserta didik, dan berorientasi pada aktivitas.</p>
<address></address>
<p>Penekanan dalam strategi belajar melalui pengalaman adalah pada proses belajar, dan bukan hasil belajar.</p>
<address></address>
<p>Guru dapat menggunakan strategi ini baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Sebagai contoh, di dalam kelas dapat digunakan metode simulasi, sedangkan di luar kelas dapat dikembangkan metode observasi untuk memperoleh gambaran pendapat umum.</p>
<address></address>
<h4>Strategi Belajar Mandiri (independent study)</h4>
<address> </address>
<p>Strategi belajar mandiri merujuk kepada penggunaan metode-metode pembelajaran yang tujuannya adalah mempercepat pengembangan inisiatif individu peserta didik, percaya diri, dan perbaikan diri. Fokus strategi belajar mandiri ini adalah merencanakan belajar mandiri peserta didik di bawah bimbingan atau supervisi guru.</p>
<address></address>
<p>Belajar mandiri menuntut peserta didik untuk bertanggungjawab dalam merencanakan dan menentukan kecepatan belajarnya.</p>
<address></address>
<h4>Pembelajaran Matematika Realistik</h4>
<p>Strategi pembelajaran mengacu kepada pendekatan yang dapat dipakai oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran.<br />
Matematika realistik yang dimaksudkan adalah matematika sekolah yang dilaksanakan dengan menempatkan realitas dan pengalaman peserta didik sebagai titik awal pembelajaran.  Masalah realistik digunakan sebagai sumber munculnya konsep matematika atau pengetahuan matematika formal.  Pembelajaran MR di kelas berorientasi pada masalah konkrit, sehingga peserta didik mempunyai kesempatan untuk menemukan kembali konsep-konsep matematika atau pengetahuan matematika formal.  Selanjutnya, peserta didik diberi kesempatan mengaplikasikan konsep-konsep matematika untuk memecahkan masalah sehari-hari atau masalah dalam bidang lain.  Pembelajaran ini sangat berbeda dengan pembelajaran matematika selama ini yang cenderung berorientasi kepada memberi informasi dan memakai matematika yang siap pakai untuk memecahkan masalah.   Pembelajaran matematika realistik diawali dengan fenomena, kemudian peserta didik dengan bantuan guru diberikan kesempatan menemukan kembali dan mengkonstruksi konsep sendiri.  Setelah itu, diaplikasikan dalam masalah  kehidupan sehari-hari atau dalam bidang lain.</p>
<address> </address>
<p>Matematika realistik pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Belanda pada tahun 1970 oleh Institut Freudenthal.  Teori ini mengacu pada pendapat Freudenthal yang mengatakan bahwa matematika harus dikaitkan dengan realita dan matematika merupakan aktivitas manusia.  Ini berarti matematika harus dekat dengan anak dan relevan dengan kehidupan nyata sehari-hari.  Matematika sebagai aktivitas manusia berarti manusia harus diberikan kesempatan untuk menemukan kembali ide dan konsep matematika dengan bimbingan orang dewasa (Gravemeijer, 1994).  Upaya ini dilakukan melalui penjelajahan berbagai situasi dan persoalan-persoalan “realistik”.  Realistik dalam hal ini dimaksudkan tidak mengacu pada realitas tetapi pada sesuatu yang dapat dibayangkan oleh peserta didik (Slettenhaar, 2000).  Prinsip penemuan kembali dapat diinspirasi oleh prosedur-prosedur pemecahan informal, sedangkan proses penemuan kembali menggunakan konsep matematisasi.</p>
<address></address>
<p>Pembelajaran matematika realistik memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan kembali dan merekonstruksi konsep-konsep matematika, sehingga peserta didik mempunyai pengertian kuat tentang konsep-konsep matematika.  Melalui cara ini, pembelajaran matematika realistik akan mempunyai kontribusi yang sangat tinggi dengan pengertian peserta didik.  Salah satu karakteristik matematika adalah mempunyai objek yang bersifat abstrak.  Sifat abstrak ini menyebabkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam matematika. Di sisi lain dalam pembelajaran dunia nyata (alam sekitar) hanya dijadikan ajang untuk mengaplikasikan konsep. Pembelajaran matematika yang dilakukan guru cenderung berangkat dari konsep seperti rumus-rumus yang selanjutnya mengaplikasikan rumus dalam realitas kehidupan. Di sisi lain konsep itu dibangun dari suatu realitas (fakta kehidupan) yang secara induktif digeneralisasikan menjadi suatu konsep. Permainan <em>induktif deduktif</em> adalah suatu strategi penyampaian pembelajaran  yang dilakukan guru.</p>
<address></address>
<p>Pendekatan dalam pendidikan matematika setidak-tidaknya dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu mekanistik, emperistik, strukturalistik, dan realistik.</p>
<address></address>
<p>Pendekatan <em>mekanistik</em>, merupakan pendekatan tradisional dan didasarkan pada apa yang diketahui dari pengalaman sendiri (diawali dari yang sederhana ke yang lebih kompleks),  melalui pendekatan ini manusia dianggap sebagai mesin.</p>
<address></address>
<p>Pendekatan <em>emperistik</em>, adalah suatu pendekatan dimana konsep-konsep matematika tidak diajarkan, dan diharapkan peserta didik dapat menemukan melalui matematisasi horisontal.</p>
<address></address>
<p>Pendekatan <em>strukturalistik </em>merupakan pendekatan yang menggunakan sistem formal, misalnya bahan ajar penjumlahan cara panjang perlu didahului dengan nilai tempat, sehingga suatu konsep dicapai melalui matematisasi vertikal.</p>
<address></address>
<p>Pendekatan <em>realistik</em> adalah suatu pendekatan yang menggunakan masalah realistik sebagai pangkal tolak pembelajaran.  Melalui aktivitas matematisasi horisontal dan vertikal diharapkan peserta didik dapat menemukan dan mengkonstruksi konsep-konsep matematika.</p>
<address></address>
<p>Pembelajaran matematika realistik menggunakan masalah realistik sebagai pangkal tolak pembelajaran., maka situasi masalah perlu diusahakan benar-benar kontektual atau sesuai dengan pengalaman peserta didik, sehingga peserta didik dapat memecahkan masalah dengan cara-cara informal melalui matematisasi horisontal.  Cara informal yang ditunjukkan oleh peserta didik digunakan sebagai inspirasi pembentukan konsep atau aspek matematiknya ditingkatkan melalui matematisasi vertikal.  Melalui proses matematisasi horisontal-vertikal diharapkan peserta didik dapat memahami atau menemukan konsep-konsep matematika (pengetahuan matematika formal).   Pembelajaran matematika menurut pandangan Konstruktivis   adalah memberikan kesempatan peserta didik untuk mengkonstruksi konsep-konsep/prinsip-prinsip matematika dengan kemampuan sendiri melalui proses internalisasi.  Guru dalam hal ini berperan sebagai fasilitator.</p>
<address></address>
<p>Pandangan konstruktivis tentang pembelajaran matematika menurut Davis (1996), berorientasi pada:<br />
a. Pengetahuan dibangun dalam pikiran melalui proses asimilasi dan akomo-dasi,<br />
b. Dalam pengerjaan matematika, setiap langkah peserta didik dihadapkan kepada masalah.<br />
c.  Informasi baru harus dikaitkan dengan pengalamannya tentang dunia melalui suatu kerangka logis yang mentransformasikan, mengorganisasikan, dan menginterpretasikan pengalamannya, dan<br />
d.  Pusat pembelajaran adalah bagaimana peserta didik berpikir, bukan apa yang mereka katakan atau tulis.</p>
<address></address>
<h4>Simpulan:</h4>
<p>1.    Strategi pembelajaran terdiri dari strategi pengorganisasian, strategi penyampaian, dan strategi pengelolaan pembelajaran yang bekerja di bawah kondisi pembelajaran yang sifatnya given untuk mencapai hasil pembelajaran yang ditetapkan.<br />
2.    Salah satu karakteristik matematika adalah mempunyai objek yang bersifat abstrak.  Sifat abstrak ini menyebabkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam matematika.<br />
3.    Pembelajaran matematika realistik merupakan pembelajaran yang  berpusat pada peserta didik, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator dan motivator, sehingga memerlukan paradigma yang berbeda tentang bagaimana peserta didik belajar, bagaimana guru mengelola pembelajaran, dan apa yang dipelajari oleh peserta didik dengan paradigma pembelajaran matematika selama ini.  Karena itu, untuk mengimplementasikan pembelajaran matematika realistic, perlu perubahan persepsi guru dalam pembelajaran</p>
<address> </address>
<h4>Daftar Rujukkan</h4>
<address> </address>
<p><strong>Atwel, Bleicher &amp; Cooper.1998.</strong> “The Construction of The Social Contex of Mathematics Clasroom : A Sociolonguistic Analysis”. Dalam Journal for Research in Mathematics Education. Vol 29 No.1 January 1998.hal 63-82</p>
<address></address>
<p><strong>Davis. 1996.</strong> “One Very Complete View (Though Only One) of How Children Learn Mathematics ” Dalam Journal for Research in Mathematics Education Vol.27. No.1 January 1996. hal. 100-106</p>
<address></address>
<p><strong>Falmer Press Gravemeijer. 1994.</strong> Developing Realistics Mathematics Education. Freudenthal Institute.     Utrecht.</p>
<address></address>
<p><strong>Gagne, Robert M, Leslie J., Briggs, and  Walter W. Wagner.</strong> Principles of Intructional  Design. Orlando: Harcourt Brace &amp; Company, 1992.</p>
<address> </address>
<p><strong>Karwono. 1993.</strong> Pemenfaatan Sumber Belajar Bidang Studi IPS Sekolah Dasar di Kota Malang. (Thesis). PPS. IKIP Malang</p>
<address></address>
<p><strong>Mitzel, H.E. 1982.</strong> Encyclopedia of Educational Research (Fifth Ed). New York: Macmillan NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathe-matics. USA: NCTM Price,J. 1996. “President’s Report: Bulding Bridges of Mathematical Understanding for All Children”. Dalam Journal for Research in Mathematics Education. Vol.27. No.5 November 1996: 603-608</p>
<address></address>
<p><strong>Reigeluth, C.Mmerrill, M.D. 1977.</strong> Classes of Instructional Variables. Educational Technology.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/163/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=163&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2009/05/07/163/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/05/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAP: MEDIA PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://karwono.wordpress.com/2009/03/05/sap-media-pembelajaran/</link>
		<comments>http://karwono.wordpress.com/2009/03/05/sap-media-pembelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 04:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karwono</dc:creator>
				<category><![CDATA[279364]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karwono.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Matakuliah:  Media  Pembelajaran Semester:  3 sks Jurusan/Program Studi:  Pendidikan Agama Islam Dosen Pengampu:  Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd I.    Deskripsi Perkuliahan Seiring perkembangan ilmu dan teknologi membawa pergesesaran peran guru dalam pembelajaran, semula guru merupakan satu-satunya sumber belajar  utama bagi peserta didiknya  menjadi berbagi peran dengan sumber belajar lain untuk mengoptimalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=154&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)</h3>
<p>Matakuliah:  <em>Media  Pembelajaran</em><br />
Semester:  <em>3 sks</em><br />
Jurusan/Program Studi:  <em>Pendidikan Agama Islam</em><br />
Dosen Pengampu:  <em>Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd</em></p>
<h3>I.    Deskripsi Perkuliahan</h3>
<p>Seiring perkembangan ilmu dan teknologi membawa pergesesaran peran guru dalam pembelajaran, semula guru merupakan satu-satunya sumber belajar  utama bagi peserta didiknya  menjadi berbagi peran dengan sumber belajar lain untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar. Sumber belajar yang beraneka ragam disekitar kehidupan peserta didik baik yang didesain maupun yang non desain belum banyak dimanfaatkan dalam pembeljaran.  Terdapat kecenderungan dalam pembelajaran selama ini lebih banyak memanfaatkan guru dan buku teks sebagai sumber belajar utama.  Di sisi lain dalam pembelajaran ke depan dihadapkan pada tuntutan kebutuhan belajar yang semakin komplek.</p>
<p>Matakuliah ini dikembangkan dan diberikan kepada mahasiswa Program Pascasarjana IAIN  yang kelak menjadi teknolog dalam mendesain pesan dalam proses komunikasi agar terjadi pembelajaran yang efektif, efisien dan berarah tujuan. Untuk itu sangat diperlukan kapasitas untuk mendesain pesan melalui media pembelajaran agar terjadi proses dan hasil belajar yang optimal.   <span id="more-154"></span></p>
<p>Matakuliah ini mengkaji dan menganalisis berbagai konsep tentang media komunikasi untuk kepentingan pembelajaran dan upaya pemanfaatan media untuk meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran. Taksomi Variabel dalam pembelajaran, pola-pola instruksional dan Prinsip-prinsip pemanfaatan media pembelajaran. Fungsi dan peran media dalam pembelajaran, jenis-jenis dan karakteristik media pembelajaran. Kreteria pemilihan media pembelajaran dan evaluasi pemanfaatan media pembelajaran. Analisis kasus pemanfaatan media  dalam praktek pembelajaran, praktek mendesain media untuk pembelajaran dan pemanfaatannya.</p>
<h3>Standar Kompetensi</h3>
<p>Setelah berakhirnya perkuliahan selama satu semester, mahasiswa Program Pascasarjana IAIN:<br />
(1). Mampu menggunakan konsep, mengembangkan, memilih serta meng-analisis berbagai media untuk kepentingan pembelajaran guna meningkatkan proses dan hasil pembelajaran.</p>
<p>(2).   Mampu mengidentifikasi Taksonmi variabel pembelajaran, pola-pola instruksional, serta  prinsip-prinsip pemanfaatan media pembelajaran.<br />
(3).  Mampu menemukan kasus-kasus pemanfaatkan media pembelajaran dan membuat media pembelajaran serta upaya pemanfaatannya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-160" title="11" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/03/11.jpg?w=373&#038;h=453" alt="11" width="373" height="453" /></p>
<h3>II.    Kegiatan Perkuliahan</h3>
<p>Matakuliah ini dibina oleh Tim Dosen yang akan datang secara bersamaan   dan atau bergantian, metode yang digunakan yaitu:</p>
<p>a.    Ceramah dan tanya jawab<br />
b.    Penugasan    secara kelompok untuk   melakukan penelusuran dan presentasi atas hasil penelusuran kajian, analisis serta evaluasi terhadap kosep media dalam pembelajaran.<br />
c.    Penugasan secara kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap praktek pemanfaatan media pembelajaran di kelas.<br />
d.    Penugasan secara individual untuk penelusuran sumber-sumber teori media pembelajaran.<br />
e.    Praktek pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran</p>
<h3>III.    Evaluasi</h3>
<p>Kreteria:<br />
a.      Kreteria evaluasi tugas kelompok  dari aspek tingkat kejelasan hasil kajian, analisis dan evaluasi serta presentasi hasil kajian dan penelusuran serta observasi lapangan.<br />
b.     Kreteria hasil evaluasi tugas individu adalah dari aspek: relevansi, kejelasan     uraian, prosedur, dan prinsip yang digunakan.<br />
c.     penelusuran sumber, kesimpulan dan komentar atas sumber yang ditelusuri.<br />
d.     Presentasi kelompok ditinjau dari: teknik penyajian, cara menanggapi      saran, pertanyaan dan menyimpulkan.</p>
<h3>IV. Hasil Evaluasi:</h3>
<p>Hasil evaluasi merupkan komulatif dari jumlah kehadiran, penyelesaian tugas kelompok, tugas individual, Ujian Tengah dan Akhir Semester, dengan bobot: tugas individual 25 %, tugas kelompok. 15 %, Ujian Tengah Semester 20 % dan Ujian Akhir Semester  40 %.</p>
<p>Mahasiswa dapat memilih nilai akhir sebagai berikut:<br />
A, Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 5 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
A- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok paling lambat 1 hari sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok pada saat tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>B- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  80 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat  dua hari dari tanggal presentasi yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C. Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<p>C- Jika hadir mengikuti perkuliahan minimal  75 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan penggatian tugas dari tanggal yang telah ditentukan, mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
D   Jika hadir mengikuti perkuliahan kurng dari  70 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu dan kelompok terlambat lebih dari satu minggu dan diberi tugas pegganti dari tugas utama, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.<br />
.<br />
E. Jika hadir mengikuti perkuliahan kurang dari  60 % dari jumlah perkuliahan, mengumpulkan tugas individu terlambat 10 hari dari waktu yang ditentukan dan  mengumpul tugas kelompok tidak memenuhi kreteria diberi tugas tambahan dan tidak mengerjakan, tidak mengikuti presentasi kelompok, mengikuti ujian tengah semester dan ujian semester memperoleh nilai masuk dalam norma yang ditetapkan untuk itu.</p>
<h3>IV.    Jabaran kegiatan Perkuliahan dalam  Pertemuan</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-161" title="21" src="http://karwono.files.wordpress.com/2009/03/21.jpg?w=379&#038;h=537" alt="21" width="379" height="537" /></p>
<p>DAFTAR RUJUKAN<br />
www.karwono.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karwono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karwono.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karwono.wordpress.com&amp;blog=2073389&amp;post=154&amp;subd=karwono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karwono.wordpress.com/2009/03/05/sap-media-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8d23e74aeabb544775244992b89e4bcb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karwono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/03/11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karwono.files.wordpress.com/2009/03/21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">21</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
